JFF Theater

Anda harus masuk akun untuk menonton film

Video ini belum tersedia

Masa penayangan film ini sudah selesai

Konten ini tidak tersedia di wilayah Anda

Karya ini hanya dapat dilihat oleh Nihongo Partners.

Ryukyu Buyo: Okinawan Soul

琉球舞踊 – チムグクル 継承される沖縄の心 –

202216minBudaya Jepang

  • Fitur

    Okinawa – Soul-Stirring Sounds and Dances

  • Audio

    English,    Japanese

  • Takarir

    русский язык,    Türkçe,    English,    Japanese,    Français,    Magyar,    Bahasa Indonesia,    简体中文,    Español,    ไทย,    繁体中文,    Tiếng Việt

Informasi Film/Video
  • Fitur

    Okinawa – Soul-Stirring Sounds and Dances

  • Audio

    English,    Japanese

  • Takarir

    русский язык,    Türkçe,    English,    Japanese,    Français,    Magyar,    Bahasa Indonesia,    简体中文,    Español,    ไทย,    繁体中文,    Tiếng Việt

Cerita

Ryukyu Buyo was created in the era when Okinawa flourished as the Ryukyu Kingdom. It was the classical dance forms of that time that laid the foundation for a tradition that continues to this day. The various styles of Ryukyu Buyo include “Rojinodori” old men’s dances and “Wakashuodori” young men’s dances, but it is the “Onnaodori” women’s dances, with their graceful movements and glamorous costumes, that are regarded as ‘the flower of Ryukyu Buyo’. Onnaodori is imbued with a unique aesthetic sense, in which a burning spirit hidden within the extremely restrained movements and gestures is sublimated into dance.

Accompaniment is provided by the three-stringed sanshin, the koto, drums, and flutes. Why has this tradition been carried on for so many generations? We explore how ‘Chimugukuru – Sincerity’, the soul of Okinawan culture, has been inherited through dance.

Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar atas film ini!

Silakan masuk
untuk memberikan komentar

Komentar

Komentar yang dikirimkan akan ditampilkan setelah melewati proses pengecekan. Proses pengecekan dapat memakan waktu beberapa hari. Namun, hal ini tidak berlaku untuk komentar yang dianggap tidak pantas. The Japan Foundation berhak menghapus komentar, tetapi tidak akan secara rutin memeriksa komentar yang dikirim. Mohon baca Pasal 5 dari Syarat dan Ketentuan sebelum mengirim komentar.

Telah dikirim